Kasus Keracunan Massal MBG Picu Kekhawatiran Orang Tua dan Goyahkan Kepercayaan Publik

photo author
Aya Amalna, ProJabar
- Kamis, 25 September 2025 | 18:30 WIB
Korban Keracunan MBG di Bandung Barat Tembus 369 Orang, 112 Masih Dirawat
Korban Keracunan MBG di Bandung Barat Tembus 369 Orang, 112 Masih Dirawat

PROJABAR.COM – Rangkaian kasus keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Barat kini tidak hanya menimbulkan dampak kesehatan, tetapi juga memicu keresahan psikologis di tengah masyarakat.

Data Laboratorium Kesehatan (Labkes) Provinsi Jawa Barat menunjukkan ada 20 kasus keracunan massal yang terjadi di 11 kota/kabupaten, termasuk Bandung, Garut, Cianjur, Sumedang, dan Tasikmalaya.

Baca Juga: Ratusan Siswa Keracunan Usai Santap MBG di Bandung Barat, Pemprov Jabar Janjikan Evaluasi Total

Jumlah itu membuat banyak orang tua merasa cemas dan mulai meragukan keamanan makanan yang disajikan lewat program MBG.

“Kalau begini terus, kami jadi takut anak-anak makan dari program MBG. Daripada sakit, lebih baik bekal dari rumah saja,” ujar seorang orang tua siswa di Kabupaten Bandung Barat yang enggan disebutkan namanya.

Kepala Labkes Jabar, dr Ryan Bayusantika Ristandi, menekankan pentingnya standar penyimpanan makanan untuk mencegah kasus serupa. Ia menyebut faktor mikrobiologi dan fisik sebagai penyebab utama makanan cepat basi. Namun, di luar itu, keresahan warga makin nyata.

Di sejumlah sekolah, beberapa siswa juga mengaku trauma setelah mengalami gejala keracunan seperti mual, pusing, dan muntah-muntah. “Saya jadi takut kalau dapat makanan gratis lagi. Waktu itu habis makan malah sakit perut,” kata seorang siswa SMP di Cimahi.

Baca Juga: Gubernur Jabar Sebutkan Rencana Evaluasi Bersama Kepala BGN Usai Menyebarnya Kasus Keracunan Massal

Situasi ini menambah tantangan besar bagi pemerintah dalam menjaga keberlanjutan program MBG. Selain memperbaiki aspek teknis distribusi dan penyimpanan, kepercayaan masyarakat yang mulai terkikis juga harus segera dipulihkan.**

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Aya Amalna

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X