Program Renovasi 40.000 Rutilahu di Jabar Putarkan Ekonomi, Genteng Plered Banjir Orderan

photo author
- Kamis, 16 April 2026 | 19:58 WIB
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau langsung lokasi lahan di kawasan industri milik PT MOS di Kabupaten Purwakarta.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau langsung lokasi lahan di kawasan industri milik PT MOS di Kabupaten Purwakarta.

Kegiatan konsolidasi berlangsung pada Rabu (15/4/2026) di Jakarta Timur dan dihadiri perwakilan dari 19 Dewan Pimpinan Daerah Forum BUMDes tingkat kabupaten se-Jawa Barat.

Ketua DPW Forum BUMDes Indonesia Jawa Barat, Dimas Insany, menegaskan bahwa penguatan organisasi menjadi fondasi utama dalam menjalankan peran Forum BUMDes sebagai penggerak ekonomi desa.

“Forum ini harus memiliki semangat juang yang tinggi dan kembali ke marwah organisasi sesuai dengan AD/ART, agar mampu menjadi wadah yang benar-benar memperjuangkan kemajuan BUMDes,” ujar Dimas Insany.

Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat tipis pada perdagangan Kamis (16/4/2026). Data Bloomberg menunjukkan rupiah ditutup menguat 0,03 persen ke level Rp17.138 per dolar AS.

Melansir data Refinitif, pada pukul 15.00 WIB rupiah ditutup di posisi Rp17.125/US$ atau terapresiasi sebesar 0,03 persen.

Menguatnya rupiah didorong oleh meningkatnya harapan pasar terhadap tercapainya kesepakatan damai dengan Iran, sehingga investor mulai mengurangi kepemilikan aset safe haven seperti dolar AS.

Dari sisi inflasi, Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat inflasi year on year di Jawa Barat pada Maret 2026 sebesar 3,60 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,52.

Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati, menjelaskan upaya pengendalian inflasi yang dilakukan pemerintah cukup berhasil menahan laju inflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Majalengka sebesar 4,50 persen, sedangkan inflasi terendah terjadi di Kabupaten Subang sebesar 3,32 persen.

Secara month to month, inflasi Jawa Barat Maret 2026 sebesar 0,52 persen, lebih rendah dibandingkan inflasi bulan Februari yang mencapai 0,81 persen, meski bertepatan dengan momen Ramadan dan Idulfitri.

“Pemerintah telah melakukan berbagai upaya pengendalian harga melalui Gerakan Pangan Murah serta pemberian diskon tarif tol dan kereta api selama periode mudik untuk meredam laju inflasi,” ujar Ari dalam keterangan pers, Rabu (1/4/2026).
Baca Juga: 3.600 Pelajar Se-Jabar Hadiri WJSLS 4.0, Dikenalkan Nilai Pancawaluya untuk Perkuat Kepemimpinan dan Peduli Lingkungan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muhammad Cikal Bintang Sayyid Arrazy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

10 Tantangan Ekonomi Indonesia saat ini tahun 2026

Senin, 30 Maret 2026 | 05:43 WIB
X