PROJABAR.COM - Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2025 untuk jenjang SMA, SMK, MA, dan sederajat secara resmi telah berakhir pada Sabtu, 5 Oktober 2025.
Kebijakan yang diatur oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini menandai dimulainya serangkaian persiapan menuju pelaksanaan ujian utama pada November mendatang .
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, melalui Surat Edaran Nomor 3866/H.H4/SK.01.01/2025, telah menetapkan linimasa kegiatan TKA yang terperinci.
Meskipun bersifat sukarela, hasil TKA diharapkan dapat memberikan laporan capaian akademik individu murid yang objektif dan adil, yang dapat digunakan untuk keperluan seleksi masuk perguruan tinggi atau dunia kerja.
Baca Juga: Pengembangan Soft Skill 2025: Strategi Efektif Asah Empati, Ketahanan & Komunikasi
Jadwal Lengkap dan Tahapan Penting TKA 2025
Setelah penutupan pendaftaran, serangkaian kegiatan penting akan segera dilakukan. Berikut adalah jadwal resmi yang dirilis oleh Kemendikdasmen melalui Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) :
-
Sinkronisasi Simulasi TKA: 3 – 5 Oktober 2025
-
Simulasi TKA: 6 – 9 Oktober 2025
-
Sinkronisasi Gladi Bersih TKA: 24 – 26 Oktober 2025
-
Gladi Bersih TKA: 27 – 30 Oktober 2025
-
Pelaksanaan Utama TKA: 3 – 6 November 2025 (terbagi dalam dua gelombang)
-
Pelaksanaan Susulan: 17 – 20 November 2025 (untuk semua satuan pendidikan menengah) dan 22 – 23 November 2025 (khusus Paket C/PKPPS Ulya)
Mengenal TKA dan Signifikansinya
Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan asesmen standar nasional yang dirancang untuk mengukur capaian akademik murid dalam mata pelajaran tertentu sesuai dengan kurikulum yang berlaku.
Latar belakang diluncurkannya TKA adalah untuk menjawab tantangan objektivitas dan keadilan ketika membandingkan capaian akademik murid dari satuan pendidikan yang berbeda, misalnya dalam proses seleksi penerimaan mahasiswa baru.
Artikel Terkait
Prodi Ekonomi Syariah: Apa yang Dipelajari, Gelar, dan Peluang Kerja di Jawa Barat
Membongkar Mitos Minat Baca 0,001 Persen: Inilah Paradoks Literasi Indonesia yang Sebenarnya
"Kesenjangan Digital dan Literasi Inklusif: Sokola Institute Contoh Solusi bagi Kelompok Rentan Indonesia"
Mengurai Paradoks Literasi Indonesia: Dari Melek Aksara 95% Menuju Keterampilan Kritis di Era Digital
Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam: Kreatif, Islami, dan Penuh Peluang
Relevansi Pendidikan Nabi Muhammad SAW: Solusi Holistik atas Krisis Pendidikan Abad ke-21
5 Metode Pedagogi Nabi Muhammad SAW yang Terbukti Efektif dan Relevan dengan Neurosains
Nabi Muhammad SAW sebagai Pelopor Pendidikan Inklusif: Melampaui Batas Gender, Disabilitas, dan Status Sosial
Pengembangan Soft Skill 2025: Strategi Efektif Asah Empati, Ketahanan & Komunikasi
Kabar Baik! BPJS Ketenagakerjaan Gianyar Kucurkan Beasiswa Rp 1,5 Miliar: 315 Anak Pekerja Terjamin Pendidikannya