Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam: Kreatif, Islami, dan Penuh Peluang

photo author
- Sabtu, 27 September 2025 | 12:30 WIB
Mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Prof KH Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto saat mengikuti kegiatan di kampus. (SMBanyumas/istimewa)
Mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Prof KH Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto saat mengikuti kegiatan di kampus. (SMBanyumas/istimewa)

PROJABAR.COM – Pernah kepikiran gimana cara menyampaikan pesan agama yang bisa masuk ke hati anak muda zaman sekarang? Nah, di Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), kamu belajar menggabungkan dakwah, komunikasi, dan teknologi media. Jadi bukan cuma soal ceramah, tapi juga gimana bikin konten dakwah yang relatable lewat podcast, film pendek, bahkan TikTok.

Mata kuliah dan skill yang kamu dapat

Mahasiswa KPI nggak hanya belajar teori komunikasi, tapi juga skill praktis. Beberapa mata kuliah populer di antaranya:

  • Retorika Dakwah & Public Speaking (biar pede ngomong di depan umum).
  • Jurnalistik Islam (menulis berita dan opini yang bermakna).
  • Broadcasting & Multimedia (radio, TV, dan digital content).
  • Psikologi Komunikasi (gimana pesan bisa lebih mudah diterima audiens).

Selain itu, mahasiswa KPI biasanya aktif bikin program radio kampus, konten YouTube, sampai event kampus. Jadi suasananya kreatif banget.

Baca Juga: Prodi Ekonomi Syariah: Apa yang Dipelajari, Gelar, dan Peluang Kerja di Jawa Barat

Gelar dan prospek kerja

Setelah lulus, kamu bakal dapat gelar Sarjana Komunikasi Islam (S.Kom.I.). Prospek kerja? Jangan khawatir, luas banget:

  • Media massa (jurnalis, reporter, produser acara).
  • Industri kreatif & digital (content creator, copywriter, social media strategist).
  • Lembaga dakwah dan CSR (penyuluh agama, komunikator publik).
  • Public relations & Humas di instansi pemerintah maupun swasta.
  • Akademisi atau peneliti untuk yang ingin lanjut studi.

Di Jawa Barat, peluang KPI makin relevan. Bandung dikenal sebagai kota kreatif, tempat banyak media lokal, komunitas kreator, dan lembaga dakwah modern berkembang. Jadi mahasiswa KPI bisa langsung nyemplung ke dunia nyata.

Baca Juga: Kesenjangan Digital dan Literasi Inklusif: Sokola Institute Contoh Solusi bagi Kelompok Rentan Indonesia

Kenapa KPI cocok buat anak muda Jabar?

Anak muda Jabar terkenal aktif, kreatif, dan tech-savvy. Prodi KPI bisa jadi wadah untuk menggabungkan nilai agama, komunikasi, dan kreativitas dalam bentuk karya nyata. Dari pesantren ke podcast, dari mimbar ke media sosial, KPI ngajarin cara berdakwah yang lebih membumi dan kekinian.

Kalau kamu suka ngobrol, bikin konten, atau tertarik dengan dunia broadcasting, KPI bisa jadi pilihan pas. Siapapun bisa jadi penyampai pesan kebaikan, tapi lewat prodi ini kamu belajar melakukannya dengan profesional.

Mau kenal prodi lainnya? Jangan lupa stay update di Projabar.com, portal informasi anak muda Jawa Barat yang nggak cuma informatif tapi juga inspiratif.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Al Dira Achmad Arrazib

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X