PROJABAR.COM - PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga tiga jenis bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai Sabtu, 18 April 2026 pukul 00.01 WIB. Kenaikan paling tajam terjadi pada Dexlite yang kini dibanderol Rp24.150 per liter, melonjak hingga 70,7 persen dari harga sebelumnya.
Baca Juga: Program Renovasi 40.000 Rutilahu di Jabar Putarkan Ekonomi, Genteng Plered Banjir Orderan
Penyesuaian harga ini berlaku serentak di seluruh Indonesia setelah sebelumnya Pertamina menahan harga pada 1 April 2026 di tengah lonjakan harga minyak dunia. Selain Dexlite, dua produk lain yang mengalami kenaikan adalah Pertamax Turbo dan Pertamina Dex.
Harga Pertamax Turbo naik 51,5 persen menjadi Rp19.850 per liter dari sebelumnya Rp13.100 per liter. Sementara Pertamina Dex melonjak 68,6 persen menjadi Rp24.450 per liter dari sebelumnya Rp14.500 per liter.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina Muhammad Baron mengatakan, penyesuaian harga ini mengacu pada Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang formula harga dasar BBM umum.
"Sedangkan harga Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tetap, agar kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat tetap terjaga," ujar Baron saat dihubungi Kontan.co.id, Sabtu (18/4/2026).
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan, kenaikan BBM non subsidi merupakan konsekuensi dari mekanisme pasar sesuai regulasi. "Negara hadir itu membantu semua rakyat tetapi prioritas itu adalah kepada saudara-saudara kita yang tidak mampu," kata Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (17/4/2026).
Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menambahkan, kenaikan ini dipicu oleh dinamika global, termasuk dampak konflik geopolitik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
"Kita memahami bahwa penyesuaian harga BBM non-subsidi merupakan bagian dari mekanisme yang mengikuti dinamika harga minyak dunia dan nilai tukar," ujar Anggia, dikutip dari ANTARA, Sabtu (18/4/2026).
Pemerintah memastikan harga BBM subsidi tidak naik setidaknya hingga akhir tahun 2026. Harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.
Berikut daftar lengkap harga BBM Pertamina per 18 April 2026 untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya:
-
Pertalite: Rp10.000/liter (tetap)
-
Pertamax (RON 92): Rp12.300/liter (tetap)
-
Pertamax Green 95: Rp12.900/liter (tetap)
-
Pertamax Turbo: Rp19.400/liter (naik dari Rp13.100/liter)
-
Dexlite: Rp23.600/liter (naik dari Rp14.200/liter)