Keracunan MBG di Cipongkor Bandung Barat, Melanda 63 Siswa, Senin 22 September 2025.

photo author
- Selasa, 23 September 2025 | 04:00 WIB
Siswa SD Dan MBG-nya (setneg.go.id)
Siswa SD Dan MBG-nya (setneg.go.id)

BANDUNG BARAT, PROJABAR.COM – Sebanyak 63 siswa dari tiga sekolah di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, mengalami keracunan massal diduga setelah mengonsumsi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin, 22 September 2025. Insiden ini menambah daftar panjang kasus keracunan yang melanda program pemerintah tersebut.

Baca Juga: Darurat Keracunan MBG: 5.626 Anak Korban, Program Rp335 T Dikhianati Masalah Distribusi dan Menu

Apa yang Terjadi dan Di Mana Lokasinya?

Kejadian keracunan massal ini terjadi di tiga sekolah dasar di wilayah Cipongkor, Bandung Barat. Ketiga sekolah tersebut adalah SDN 1 Cipongkor, SDN 2 Cipongkor, dan SDN 3 Cipongkor. Laporan pertama muncul sekitar pukul 13.00 WIB setelah siswa menunjukkan gejala tidak wajar usai menyantap makanan dari program MBG.

Siapa yang Menjadi Korban?

Total korban yang terdampak mencapai 63 orang siswa. Mereka mengalami berbagai gejala keracunan seperti mual, muntah, sesak napas, dan sebagian bahkan mengalami kejang. Seluruh korban segera dilarikan ke Puskesmas setempat dan rumah sakit rujukan untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Kapan Kejadian Ini Berlangsung?

Insiden ini terjadi pada hari Senin, 22 September 2025. Proses evakuasi dan penanganan medis dilakukan segera setelah laporan pertama diterima sekitar siang hari.

Mengapa Keracunan Ini Bisa Terjadi?

Berdasarkan pemeriksaan sementara, dugaan kuat penyebab keracunan berasal dari bahan makanan yang tidak layak konsumsi. Beberapa laporan menyebutkan adanya indikasi ayam dalam paket MBG yang sudah mengeluarkan bau asam, menunjukkan tanda-tanda kebusukan.

Bagaimana Penanganan Pihak Berwenang?

Tim kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat langsung bergerak cepat menangani korban. Sementara itu, pihak berwenang juga melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap penyedia jasa MBG dan mengambil sampel makanan untuk dilakukan uji laboratorium guna memastikan penyebab pasti keracunan.

Kejadian ini kembali mempertanyakan sistem pengawasan dan keamanan pangan dalam program MBG, khususnya di wilayah Jawa Barat yang beberapa kali mengalami insiden serupa.

Baca Juga: Kasus Keracunan MBG di Jawa Barat: Pakar IPB Ingatkan Batas Aman 4 Jam Penyajian Makanan

(mcbsa)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muhammad Cikal Bintang Sayyid Arrazy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X