kesehatan

Update Keracunan MBG Bandung Barat: Korban Capai 75 Orang, Status KLB Resmi Ditetapkan

Selasa, 23 September 2025 | 04:05 WIB
ilustrasi MBG - naratimes (Rimba T. Raharjo)

BANDUNG BARAT, PROJABAR.COM – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) menyusul insiden keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cipongkor yang menimpa 75 pelajar pada Senin (22/9/2025). Sebanyak 25 korban dengan gejala serius dirujuk ke RSUD Cililin.

Apa Kondisi Terkini Korban?

Berdasarkan data sementara Dinkes KBB per pukul 20.00 WIB, total korban mencapai 75 orang. Pelaksana Tugas Kepala Dinkes KBB, Lia N. Sukandar, menjelaskan bahwa 25 korban dirujuk akibat mengalami keluhan sesak napas, mual, dan kejang. "Saat ini paling dibutuhkan itu oksigen," ujarnya.

Siapa Saja Korban yang Terdampak?

Korban berasal dari tiga lembaga pendidikan: SMK Pembangunan Bandung Barat (PBB), Madrasah Tsanawiyah (MTS) Darul Fiqri, dan SD Negeri Sirnagalih. Pendataan masih berlangsung karena jumlah korban terus bertambah.

Kapan Penetapan KLB Dilakukan?

Penetapan status KLB akan dilakukan pada Selasa (23/9/2025) setelah data terkumpul lengkap. "Dari Dinkes baru besok akan menetapkan Kejadian Luar Biasa, setelah data terkumpul, sampel juga," jelas Lia.

Di Mana Penanganan Medis Dilakukan?

Selain RSUD Cililin, Dinkes KBB juga mengerahkan seluruh fasilitas kesehatan pemerintah dan swasta di wilayah setempat. Koordinasi dilakukan dengan RSUD Cikalong Wetan untuk antisipasi kebutuhan oksigen tambahan.

Mengapa Status KLB Diperlukan?

Penetapan KLB diperlukan mengingat jumlah korban yang terus bertambah dan adanya gejala serius yang memerlukan penanganan khusus. Tim telah mengambil sampel muntahan untuk pemeriksaan laboratorium guna menentukan penyebab pasti keracunan.

Bagaimana Kronologi Kejadian?

Kejadian terdeteksi pada Senin sore sekitar pukul 17.30 WIB. Korban mulai menunjukkan gejala keracunan setelah mengonsumsi MBG. Hingga pukul 20.00 WIB, proses pendataan dan penanganan medis masih terus berlangsung secara intensif.

Baca Juga: Darurat Keracunan MBG: 5.626 Anak Korban, Program Rp335 T Dikhianati Masalah Distribusi dan Menu

(mcbsa)

Tags

Terkini