Bangun Lebih Awal dan Ritual "Me Time" Pagi Jadi Kunci Kesehatan Mental Kaum Muda Urban

photo author
- Senin, 13 Oktober 2025 | 09:00 WIB
Bangun Lebih Awal dan Ritual "Me Time" Pagi Jadi Kunci Kesehatan Mental Kaum Muda Urban (Gambar oleh Mircea Iancu dari Pixabay)
Bangun Lebih Awal dan Ritual "Me Time" Pagi Jadi Kunci Kesehatan Mental Kaum Muda Urban (Gambar oleh Mircea Iancu dari Pixabay)

PROJABAR.COM - Sebuah survei terbaru terhadap kaum urban berusia 20-35 tahun mengungkapkan bahwa 60% di antaranya merasa kesehatan mentalnya membaik dengan membiasakan bangun lebih awal untuk menikmati masa "sendiri" atau "me time" sebelum memulai aktivitas yang padat.

Ritual pagi yang disengaja ini menjadi senjata mereka melawan kecemasan dan tekanan hidup di kota metropolitan. Aktivitas yang dipilih beragam, seperti membaca, merawat tanaman, berolahraga, atau sekadar menikmati secangkir kopi dalam kesunyian.

Baca Juga: Waspada! Bahaya Diabetes Mengintai di Indonesia: Komplikasi Mengerikan & Kunci Pencegahan

Psikolog klinis menyatakan bahwa pagi hari, terutama sebelum dunia "berisik" oleh notifikasi dan tuntutan kerja, adalah waktu yang ideal untuk mengatur emosi dan niat.

"Bangun satu jam lebih awal untuk melakukan hal yang kita sukai tanpa interupsi adalah bentuk perawatan diri (self-care) yang powerful. Ini adalah waktu untuk mengisi ulang energi mental sebelum kita memberikannya kepada pekerjaan dan orang lain," jelasnya, menekankan pentingnya kejelasan informasi dari narasumber ahli.

Pola ini membantu membangun rasa kendali, yang merupakan fondasi ketahanan psikologis.

Banyak yang mengaku mulanya sulit, tetapi konsistensi membuahkan hasil. Seorang penulis konten membagikan pengalamannya, "Awalnya berat, tapi sekarang saya ketagihan. Jam 5 hingga 6 pagi adalah 'zaman keemasan' saya. Tidak ada yang menuntut. Saya bisa menulis jurnal atau merencanakan hari dengan kepala yang lebih jernih." Seperti halnya struktur berita yang memuat kutipan langsung, testimoni ini memberikan bukti nyata atas manfaat yang dirasakan.

Baca Juga: Fenomena Terminal Lucidity: Saat Pasien Sakit Berat Mendadak Terlihat Pulih Sebelum Meninggal

Gerakan "Mindful Mornings" ini juga didukung oleh banyak pakar produktivitas. Mereka menekankan bahwa kualitas bangun pagi lebih penting daripada sekadar jamnya. Membaca buku pengembangan diri selama 20 menit atau meditasi singkat terbukti lebih berdampak bagi ketenangan jiwa daripada memaksakan bangun pukul 4 pagi tetapi langsung diserang stres oleh media sosial.

Kesadaran untuk memulai hari dengan tenang perlahan menjadi investasi kesehatan jangka panjang yang paling berharga bagi generasi muda.

Baca Juga: Jalan Kaki vs Lari, Manakah yang Lebih Efektif Untuk Membakar Lemak?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muhammad Cikal Bintang Sayyid Arrazy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X